Peran Guru dalam Pembelajaran

Sebagai konsekuensi dari PBM yang berpusat pada siswa, guru dapat berperan sebagai:

1. Penyampai (Sumber) Informasi

Guru dapat berperan sebagai sumber informasi dituntut untuk mengua-sai materi pelajaran dan memiliki wawasan yang luas, sehingga seorang guru dituntut untuk terus belajar, tidak berhenti sampai menguasai. Seorang guru dituntut harus mampu menginformasikan materi tersebut agar dapat dikuasai oleh siswanya. Karena itu seorang guru harus dapat memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar untuk memperjelas informasi yang disampaikan kepada siswa. Berperannya guru sebagai sumber informasi porsinya sangat tergantung pada tingkatan pendidikan. Pada Sekolah Dasar (SD) guru hampir 100% bertindak sebagai sumber informasi. Bertambahnya tingkatan kelas dan tingkatan pendidikan, peran guru sebagai sumber informasi ini semakin berkurang.

Pada pembelajaran MIPA siswa dapat langsung melihat fenomena alam, sehingga seorang guru MIPA harus siap dengan pengetahuan dan wawasan tambahan yang memadai.

2. Pengelola Lingkungan Belajar

Peran guru adalah sebagai pengelola lingkungan berlajar, karena itu gu-ru harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif agar siswa dapat belajar secara optimal. Lingkungan belajar yang secara resmi menjadi tanggung jawab guru MIPA tidak hanya meliputi kelas dengan batas-batas berupa dinding kelas atau laboratorium, tetapi juga lingkungan sekitar/alam jagat raya.

3. Fasilitator Pembelajaran

Guru sebagai fasilitator pembelajaran, artinya guru tersebut harus dapat menjembatani interaksi belajar antar siswa. Di samping itu guru juga dapat memberikan berbagai fasilitas lainnya yang diperlukan bagi siswa, antara lain berupa alat bantu atau media pembelajaran yang menunjang, serta melengka-pi fasilitas yang diperlukan untuk terjadinya pembelajaran yang optimal, misalnya pada pembelajaran MIPA, terdapat kegiatan eksperimen yang dilakukan di laboratorium, maka guru harus menyiapkan fasilitas-fasilitas untuk ke-berlangsungan kegiatan eksperimen.

4. Evaluator

Guru harus mampu menyiapkan alat evaluasi, melakukan evaluasi, mengolah data evaluasi dan sekaligus mengambil keputusan dan kebijakan dari hasil evaluasi yang dilakukan. Evaluasi yang dilakukan berupa evaluasi untuk perbaikan proses pembelajaran maupun evaluasi untuk mengetahui keberha-silan belajar siswanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s