Ragam Seni dan Posisi Bercinta II

rb4. Posisi Pressing (Menekan)

Posisi ini memberi kesempatan pada Anda untuk ‘menekan’ si dia sesuai keinginan Anda. Paha kiri bagian dalam (thighs) Anda dapat difungsikan untuk memberi tekanan pada pasangan. Ini ditujukan agar otot vagina Anda akan terkontraksi. Kontraksi ini akan membantu Anda mendapatkan kenikmatan dan mencapai orgasme.

Sedang pada pria, tekanan yang Anda lakukan juga akan menimbulkan kenikmatan bagi si dia, karena merasakan cengkeraman otot vagina Anda. Oiya, selain kaki kiri, gunakan juga kaki kanan Anda untuk memeluk (embrace) kakinya. Dengan sedikit menekan, maka akan membantu si dia melakukan penetrasi lebih dalam.

Saat dia aktif ‘menggoyang’ Anda yang berada dibawahnya, Anda jangan malah pasif. Berdayakan tangan halus Anda untuk membelai dada bidangnya, remas juga lengan kekarnya. Perlahan naik ke atas, usap bahu kokohnya, telusuri juga belakang lehernya dengan penuh kelembutan. Saya sarankan remas juga rambut ikalnya, berikan sedikit pijatan lembut di kepalanya. Jaga terus kontak mata Anda dengan pasangan, karena ini akan menciptakan gairah dan keintiman Anda dan si dia. Trust me!

5. Posisi Twinning (Melingkar)

Ya, posisi yang paling umum dalam sebuah kegiatan intim bercinta adalah posisi pria berada di atas. Pada posisi ini pria dianggap mendominasi dalam berhubungan seks. Kamasutra mengajarkan posisi melilit atau melingkar ini agar wanita juga diberi kesempatan untuk ikut aktif dalam kegiatan intim bercinta.

Hampir sama dengan posisi menekan (pressing) dengan memberi pelukan pada kaki si dia. Pada posisi twinning, kaki Anda justru memeluk paha atau pinggangnya. Dengan lilitan ini, Anda dapat menentukan ritme ‘goyangan’, bahkan wanita dapat juga menekan pria agar memberikan penetrasi yang lebih dalam.

6. Posisi “Mare”

Posisi ini seperti juga posisi Pressing dan Twinning, memberikan kesempatan bagi wanita untuk berperan aktif melakukan gerakan sensual. Berdayakan saja kekuatan pada anggota tubuh seperti kaki, paha dan juga otot vagina.

Pada posisi ini, Anda duduk di pangkuannya dan membelakangi si dia. Saat melakukan posisi ini, Anda akan mendominasi dalam menentukan seberapa dalam dan cepat penetrasi yang dilakukan. Ya, posisi ini adalah posisi seksual yang baik bagi Anda untuk mengkontraksikan otot vagina.

Cengkeraman otot vagina Anda ini akan memberikan kenikmatan puncak seksual yang dahsyat bagi si dia. Karena pria akan merasakan remasan otot vagina Anda pada penisnya.

Posisi MARE membantu Anda mendapatkan tusukan penis tepat berada di ‘G-Spot’ milik Anda. Sekedar informasi, G-Spot adalah bagian dinding atas vagina (mengarah ke perut). Letaknya sedalam kira-kira 2.5 cm dari pintu lubang vagina. Titik ini bila tersentuh akan menimbulkan rasa seperti terkencing-kencing.

Saat berada di atas pangkuannya dan punggung halus Anda ada di hadapan si dia sekarang, mintalah si dia menyusuri lembut punggung Anda dengan tangan kekarnya. Minta juga si dia memberikan pijatan lembut di bahu dan leher belakang Anda, ini agar Anda bisa sedikit lebih rileks. Dari belakang, arahkan juga tangannya yang lain untuk meremas lembut payudara Anda.

7. Posisi “Rising”

Pada posisi “rising” atau kaki wanita diangkat, pria berada dalam kondisi berlutut dan kaki Anda mengelung di pundak si dia. Posisi ini dapat memberikan penetrasi yang dalam ke dalam vagina. Rapatan kedua paha Anda yang menopang dada kekarnya akan membantu Anda mengkontraksikan otot vagina. Dengan berpegangan kuat pada kedua kaki Anda, maka ini akan memberikan kestabilan bagi penisnya saat melakukan senggama, dan mencegah penisnya ‘slipping out’.

8. Posisi Half-Pressed Position (Setengah ditekan)

Posisi ini menyerupai posisi “rising”, tetapi pada posisi ini salah satu kaki wanita ditekuk dan bertapak pada dada pria. Posisi ini akan mengkontraksikan otot vagina sehingga vagina akan mencengkram penis pria. Pada posisi ini, mintalah pria Anda untuk tak melakukan sodokan atau penetrasi yang keras ke dalam vagina Anda karena itu akan menyakitkan.

Jika kaki kanan Anda terasa capai, tekuklah kaki Anda kebawah sehingga berkelung melingkar pada pinggang pasangan atau bisa juga tapakkan telapak kaki Anda di sekitar pantat pria Anda secara perlahan atau juga dapat ditapakkan ke dinding.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s