Ragam Seni dan Posisi Bercinta VI

image17. Posisi Revolve (Memutar)

Posisi si dia berada di atas Anda ini dapat divariasikan dengan putaran pada saat penis sedang didalam vagina. Putaran ini akan menghasilkan gesekan batang penis pada liang vagina Anda. Pada liang vagina, gesekan memutar ini akan menyentuh bagian yang mungkin tidak atau belum tersentuh oleh tusukan penis selama bercinta. Jadi posisi memutar ini akan dapat memberikan perasaan yang baru bagi Anda dan si dia. Terutama untuk Anda yang berada dibawah, karena itu berarti Anda akan dapat menikmati gerakan erotis dari si dia yang sedang ‘memutar’.

Posisi memutar ini terbagi menjadi 4 tahap

Tahap 1.
Si dia akan menumpukan berat badan pada kedua lengannya. Dan berikan jarak yang cukup antara dadanya dan Anda sehingga dia bisa memulai gerakan memutar. Sembari melihatnya berputar, Anda dapat memberikan sentuhan lembut pada wajah dan bahu kekarnya.

Tahap 2.
Si dia memindahkan lengan kanannya terlebih dulu kesamping diikuti dengan memindahkan kedua kakinya ke samping luar dari kaki kanan Anda tanpa mencabut penis.


Tahap 3.

Perputaran penis dilakukan secara perlahan dengan menggeserkan posisi tubuh si dia. Penisnya yang tak tercabut dari lubang vagina Anda akan memberikan sensasi gesekan penuh kenikmatan. Pada tahap ini, posisi kaki Anda yang sedikit terbuka akan memudahkan si dia untuk menjaga penisnya tetap berada di lubang Anda.

Tahap 4.
Pada akhirnya posisi pria akan membelakangi wanita (posisi 69). Pada tahap ini si dia bisa melakukan gerakan manuver memutar atau naik turun. Dalam posisi ini, tepuk dan belai lembut pantatnya atau gelitiki lubang anusnya dengan mesra. Perlu diingat, bahwa posisi ini tidak bisa menghasilkan penetrasi yang dalam.

18. Posisi Suspended Congress (Menggantung)

Pada Kama Sutra diajarkan pula seni bercinta dengan posisi berdiri. Pada posisi ini akan dihadapkan pada berbagai rintangan, semisal tinggi badan si dia yang lebih tinggi dibanding dengan Anda. Untuk menghindari masalah, maka Kama Sutra mengajarkan posisi bergelantung atau menggantung. Posisi ini mengharuskan Anda bergelantung pada tubuh si dia saat melakukan senggama.

Agar si dia berdiri dalam posisi stabil, maka sebaiknya si dia berdiri merapat ke dinding atau bersandar pada tembok. Dalam posisi ini, lingkarkan tangan Anda di leher belakangnya untuk bergelantung pada tubuhnya dan kaki Anda memeluk pinggangnya. Sedang si dia akan menahan berat tubuh Anda dengan meletakkan tangan kekarnya melingkar di pantat Anda.

Posisi ini jika dilakukan memang agak sulit, bisa jadi berat tubuh Anda membuatnya tak kuat menggendong Anda. Daripada tak bisa menikmati acara intim berdua, karena capek dan kram lebih baik pertimbangkan posisi ini untuk dilakukan.

 

image

19. Posisi Supported Congress (Tergantung)

Masih dalam posisi pria Anda berdiri sambil bersandar pada tembok, kini lingkarkanlah kaki Anda pada paha si dia. Untuk menjaga keseimbangan tubuhnya, si dia harus membuka kakinya sedikit lebar. Agar mendapatkan penetrasi lebih dalam, si dia dapat memegang erat paha Anda untuk membantu mengontrol pergerakan penisnya masuk ke liang vagina Anda, sedang Anda dapat membuka paha selebar mungkin. Arahkan juga tangan si dia yang lain untuk membelai pantat seksi Anda.

Kelemahan dari posisi ini adalah jika Anda memiliki tinggi yang jauh lebih rendah dari si dia, itu berarti Anda harus berjinjit yang akan membuat kaki Anda merasa capai dan pegal. Posisi tergantung ini sebaiknya dilakukan dalam posisi Anda berdiri di dekat tembok sehingga saat si dia melakukan penetrasi, Anda akan mendapatkan tempat bersandar untuk menahan dorongan si dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s